Selasa, 29 November 2011

gigi anak gigis...kenapa ya??

sering kita melihat gigi anak-anak bagian atas yang hitam dan sudah keropos...??
orang-orang sering menyebutnya"gigis" apa sebenarnya yang terjadi? dan apa penyebabnya?

ya... gigi anak yang hitam atau gigis itu disebabkan karena karies gigi, atau yang sering disebut gigi berlubang.

apa sih penyebabnya gigi berlubang?

Tentu kita mengetahui bahwa di dalam mulut kita terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah atau saliva.
Saliva ini sangat berguna bagi mulut kita, karena selain berfungsi sebagai lubrikasi juga mengandung banyak sekali komponen2 dan mineral2 yang berguna memproteksi gigi dan mulut kita.

Namun selain itu saliva juga merupakan tempat hidup bakteri, bila lama tidak dibersihkan semakin banyak pula bakteri yg melekat pada gigi kita (itulah sebabnya mengapa kita merasa gigi dan mulut kita lengket bila lama tidak menyikat gigi)

Bakteri-bakteri tersebut melakukan metabolisme untuk mempertahankan hidupnya.
Untuk melakukan proses metabolisme mereka membutuhkan gula dan hasilnya adalahasam, yang dapat melarutkan mineral email gigi (demineralisasi email). Apalagi setelah makan makanan manis yang mengandung glukosa... wah makin senang bakteri2 itu karena dapat makanan & energi untuk berkembang biak

Bila hal ini dibiarkan (tidak dilakukan pembersihan, tidak bantuan fluor untuk mineralisasi email) maka terbentuklah suatu lubang atau kavitas gigi, atau gigi berlubang... nah demikianlah ceritanya bisa terjadi gigi berlubang...& berwarna hitam
Jika terdapat bantuan fluor (misalnya dari pasta gigi, makanan, minuman, obat kumur dsbnya), maka fluor dapat mencegah pelarutan email tersebut denganremineralisasi sehingga memperlambat proses gigi berlubang


Oleh sebab itu supaya gigi anak tetap sehat dan bebas karies, kita harus melakukanpembersihan secara teratur.... Bahkan sebelum gigi anak tumbuh
Misalnya sesudah anak minum susu/ ASI, bersihkan rongga mulut anak dengan kain kassa yang dililitkan pada ibu jari kita, celupkan dengan air hangat

Bersihkan daerah gusi tempat gigi nantinya tumbuh, dan lidah.
Hal ini penting untuk membiasakan anak melakukan pembersihan gigi sejak dini, sehingga bila sudah tumbuh giginya anak tidak menolak untuk dibersihkan giginya.

Begitu pula ketika gigi anak sudah mulai tumbuh....
Setiap pagi dan sebelum tidur lakukan pembersihan pada gigi-gigi mungilnya supaya tetap sehat dan kinclong sampai berganti dengan gigi tetapnya....
Jadi ga ada lagi tuh gigi gigis...
selamat mencoba...!!

Penyakit Gusi Dan Mulut

Sakit Gigi dan Radang GusiPenyakit gusi adalah istilah awam dari penyakit Periodontal.Lebih banyak terjadi pada orang dewasa. Bila tidak ditangani segera dapat menyebabkan gigi lepas.
Gejalanya:
  • Gusi nampak merah, bengkak, sakit dan mudah berdarah bila tersentuh.
  • Nafas berbau.
  • Jika sudah parah dapat menyebabkan peradangan pada gusi, bernanah dan gigi goyang dan mudah lepas.
Penyebabnya:Bila gigi tidak disikat dan dibersihkan secara benar dan teratur, maka terjadi plak pada gigi (suatu lapisan yang mengandung makanan dan bakteri) yang dapat mengeras menjadi tartar atau karang gigi yang dapat menyebabkan penyakit gusi.
Gusi BerdarahDalam keadaan normal/sehat gusi tidak berdarah. Secara spontan sewaktu menyikat gigi gusi berdarah, menyebabkan peradangan dan gusi bengkak berwarna merah.
Penyebabnya:
Berkumpulnya bakteri dalam rongga antara gusi dan gigi. Bisa juga pada wanita hamil dan penderita yang minum obat tertentu.
Abses Gusi 
Dimana gusi mengalami pembengkakan, sakit dan kadang mengeluarkan nanah.
Penyebabnya :Infeksi pada akar gigi atau sekitar gigi, Infeksi pada gusi dan dapat menyebabkan bengkak pada wajah.
Pencegahannya:
  • Sikat gigi dengan cara yang benar dan gunakan pasta gigi yang nyaman untuk kesehatan gigi dan gusi anda.
  • Periksakan gigi anda rutin tiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.
  • Kurangi makanan yang manis dan yang kering.
SariawanSariawan dapat terjadi karena ada tukak pada mulut (aphtous), biasanya timbul tunggal atau berkelompok dan terasa sangat sakit pada beberapa hari pertama. Tidak berbahaya dan akan hilang sekitar 2 minggu.
Gejalanya:  Luka kecil pada bibir, pipi bagian dalam, gusi dan lidah.
Penyebabnya:
  • Bibir, lidah, pipi bagian dalam tergigit sendiri secara tidak sengaja.
  • Cedera karena sikat gigi, makanan yang keras atau tulang, gigi yang pecah yang melukai gusi, pipi atau lidah.
  • Penurunan daya tahan tubuh karena stress berat atau gangguan asam lambung yang terlalu tinggi.
Produk yang dapat digunakan untuk membantu masalah tersebut adalah :
  • Rooibos SOD Tea, pengganti air minum, mencegah sariawan dan mengurangi peradangan gusi, menjaga kesehatan mulut.
  • Pasta Gigi Mu’min (Siwak) atau Pasta Gigi K-ALL WHITEPenggunaannya bertujuan melindungi gigi dari infeksi dan kerusakan email.
  • UIE K-Liquid Chlorophyll
    Dosis : 2x sehari. Untuk mengurangi peradangan yang terjadi di mulut, mengurangi pendarahan di gusi dan abses gigi.
  • Propolis Platinum
    Dosis : 2 x 3-5 tetes sehari. Sebagai anti bakteri yang mencegah terjadinya infeksi. Mengurangi pembengkakan yang terjadi di gusi dan di mulut, dan mematikan kuman yang menyebabkan sariawan atau bengkak pada gusi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar